
Valorant Best Settings untuk PC Low-End — Panduan 60+ FPS
Kemas Kini Terakhir: 30 Mac 2025
Spesifikasi Minimum dan Recommended untuk Valorant
Valorant memang direka untuk run pada pelbagai jenis hardware, sebab itu ia jadi salah satu competitive shooter paling mudah diakses untuk player bajet di Malaysia dan Asia Tenggara. Ini spesifikasi minimum rasmi:
- CPU: Intel Core 2 Duo E8400 / AMD Athlon 200GE
- GPU: Intel HD 4000 / Radeon R5 200
- RAM: 4 GB
- Storage: 25 GB ruang kosong
- OS: Windows 10 64-bit
Kalau PC anda lepas spesifikasi ini, anda boleh run Valorant. Persoalannya, boleh tak anda kekalkan 60+ FPS secara konsisten masa gunfight dan guna ability. Itulah yang guide ini akan selesaikan.
Video Settings Terbaik untuk FPS Maksimum
Ini setting bawah Settings > Video > General yang paling penting untuk sistem low-end.
- Display Mode: Fullscreen (bukan Windowed atau Borderless). Fullscreen bagi GPU anda akses eksklusif untuk rendering, yang boleh tambah 5-15 FPS pada hardware bajet.
- Resolution: Guna native resolution monitor anda dulu. Kalau tak boleh tahan 60 FPS, turunkan ke 1280x720. Pada GPU yang sangat lemah macam Intel UHD 630, 1024x768 pun berbaloi untuk cuba.
- Limit FPS: Set kepada "On" pada target anda (60 atau 75, ikut refresh rate monitor). Cap FPS boleh elak frame time spike dan kurangkan panas GPU, penting untuk laptop yang cooling dia tak cukup power.
- NVIDIA Reflex Low Latency: Set kepada "On" kalau anda ada NVIDIA GPU. Jangan guna "On + Boost" pada hardware low-end sebab ia naikkan power draw.
Pecahan Graphics Quality Settings
Bawah Settings > Video > Graphics Quality, set semuanya macam ini:
| Setting | Recommended | Kenapa | |---|---|---| | Material Quality | Low | Kurangkan penggunaan VRAM dengan banyak | | Texture Quality | Low | Impak FPS paling besar pada integrated GPU | | Detail Quality | Low | Buang objek environment tambahan | | UI Quality | Low | Kurangkan overhead rendering HUD | | Vignette | Off | Pure visual effect, tiada nilai gameplay | | VSync | Off | Tambah input lag — jangan guna dalam competitive | | Anti-Aliasing | None atau MSAA x2 | MSAA x4 terlalu berat untuk GPU bajet | | Anisotropic Filtering | 1x | Perbezaan visual sangat kecil antara 1x vs 16x | | Improve Clarity | On | Tajamkan imej dengan hampir tiada kos FPS | | Experimental Sharpening | Off | Boleh conflict dengan Improve Clarity pada sesetengah driver | | Bloom | Off | Visual effect yang tak perlu | | Distortion | Off | Buang kesan distortion ability | | Cast Shadows | Off | Jimat 5-10 FPS pada hardware low-end |
Dengan semua ini diset kepada Low atau Off, kebanyakan sistem bajet akan nampak peningkatan FPS sekitar 30-50% berbanding default settings.
Resolution Scaling dan Render Scale
Valorant tak ada built-in render scale slider macam sesetengah game lain. Pilihan anda ialah:
- Turunkan desktop resolution sebelum launch game
- Guna pilihan resolution dalam game dari dropdown
- Guna GPU scaling melalui NVIDIA Control Panel atau AMD Radeon Software
Untuk player dengan monitor 1080p, turun ke 900p (1600x900) ialah jalan tengah paling best. Imej masih mudah dibaca, crosshair kekal sharp, dan anda dapat lebih kurang 20-30% FPS tambahan. Turun ke 720p beri performance lagi tinggi, tapi model enemy mula nampak blur pada jarak jauh.
Tips Performance Mengikut Agent
Sesetengah agent menyebabkan FPS drop lebih teruk daripada yang lain kerana ability mereka:
- Viper dan Harbor punya wall ability boleh drop FPS sebanyak 10-20 pada PC low-end. Turunkan setting lagi kalau anda main agent ini atau selalu lawan mereka.
- Brimstone dan Phoenix molly dan fire effect agak berat. Pastikan Distortion off.
- Omen dan Astra punya cosmic effect surprisingly ringan.
- Sova dan Fade recon ability ada impak FPS yang minimum.
Kalau anda perasan FPS drop masa ability tertentu digunakan, setting Distortion dan Bloom biasanya puncanya. Pastikan kedua-duanya off.
Network Settings untuk SEA Servers
Untuk player di Malaysia, Singapore, Indonesia, dan Philippines, network optimization sama penting macam FPS. Valorant connect ke SEA servers yang kebanyakannya terletak di Singapore dan Hong Kong.
- Expected ping dari Malaysia: 5-30ms ke Singapore servers, 40-80ms ke Hong Kong
- Expected ping dari Indonesia: 15-50ms ke Singapore
- Expected ping dari Philippines: 30-70ms ke Singapore, 20-50ms ke Hong Kong
Untuk optimize network settings anda:
- Guna wired Ethernet connection berbanding WiFi kalau boleh. WiFi tambah 5-20ms jitter.
- Dalam Valorant settings, enable Network Buffering: Minimum. Ini kurangkan input delay, tapi movement interpolation mungkin sedikit kurang smooth.
- Tutup semua background application — Discord screen sharing, YouTube, Twitch stream, dan Windows Update semua makan bandwidth.
- Kalau anda guna TM Unifi atau Maxis Fibre, pastikan DNS diset kepada 1.1.1.1 atau 8.8.8.8 dan bukan ISP default. Ini boleh kurangkan initial connection time.
- Jangan guna VPN untuk SEA servers. VPN hanya membantu kalau anda routing ke region yang jauh.
Launch Options dan Startup Optimization
Tambah launch options ini ke Valorant melalui Riot Client:
- Buka Riot Client > Valorant > Settings (gear icon) > Game-specific settings
- Tiada direct launch command line dalam Riot Client, tapi anda boleh modify shortcut:
- Right-click shortcut Valorant > Properties
- Dalam Target, tambah:
-noviduntuk skip intro videos
Tweaks tambahan di Windows:
- Disable fullscreen optimizations: Right-click VALORANT.exe > Properties > Compatibility > Tick "Disable fullscreen optimizations"
- High priority dalam Task Manager: Buka Task Manager masa gameplay, cari VALORANT.exe, right-click > Set Priority > High (jangan set kepada Realtime)
- Game Mode: Enable Windows Game Mode dalam Settings > Gaming. Pada Windows 10/11, ini memang membantu sebab ia elak background updates masa gameplay.
Windows Optimization untuk PC Bajet
Perubahan system-level ini memang buat beza pada hardware low-end:
- Disable hardware acceleration dalam Chrome, Discord, dan Spotify. Semua ini curi resource GPU.
- **Set Power Plan kepada